Inti Keyakinan
Semua nabi dan rasul—dari Nabi Adam AS hingga Nabi Muhammad SAW—membawa agama yang sama, yaitu Islam. Ini bukanlah pendapat, melainkan keyakinan dasar yang ditegaskan dalam Al-Qur'an.
Makna Islam
Islam secara bahasa berarti "penyerahan diri" kepada Allah.
Secara istilah: ketundukan total kepada Allah dengan mengesakan-Nya dan taat kepada perintah-Nya.
Inti semua risalah kenabian: mengesakan Allah (tauhid) dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada-Nya.
Perbedaan syariat (cara ibadah, aturan halal-haram) muncul karena perbedaan zaman, tetapi fondasi akidahnya tetap satu.
Dalil Al-Qur'an
1. Islam Satu-satunya Agama yang Diterima
"Sesungguhnya agama yang diridhai di sisi Allah hanyalah Islam." (QS Ali 'Imran: 19)
"Dan barangsiapa mencari selain agama Islam untuk ia peluk, maka sekali-kali tidak akan diterima darinya..." (QS Ali 'Imran: 85)
2. Para Nabi Menyebut Diri Muslim
| Nabi | Ayat |
|---|---|
| Nabi Ibrahim | "Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan pula seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang muslim..." (QS Ali 'Imran: 67) |
| Nabi Nuh | "...dan aku diperintah agar aku termasuk golongan orang-orang Muslim." (QS Yunus: 72) |
| Nabi Sulaiman | "...datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang memeluk Islam." (QS An-Naml: 31) |
| Nabi Yusuf | "Wafatkanlah aku dalam keadaan muslim..." (QS Yusuf: 101) |
3. Pesan Semua Rasul Sama
"Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum engkau (Nabi Muhammad), melainkan Kami mewahyukan kepadanya bahwa tidak ada tuhan selain Aku. Maka, sembahlah Aku." (QS Al-Anbiya': 21)
4. Semua Nabi dalam Satu Iman
"Katakanlah: 'Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya'qub dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa, dan apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka, dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya.'" (QS Al-Baqarah: 136)
Lalu dari Mana Yahudi dan Nasrani?
Penyimpangan dan perubahan yang dilakukan oleh pengikut setelah para nabi wafat:
Yahudi: Bukan agama Nabi Musa. Beliau adalah Muslim, tetapi pengikut setelahnya mengubah ajarannya.
Nasrani: Bukan agama Nabi Isa. Beliau adalah Muslim yang mengajarkan penyembahan kepada Allah semata, tetapi pengikut setelahnya menyimpang dan mengangkat Isa sebagai anak Tuhan.
"Tidaklah berselisih orang-orang yang telah diberi Kitab kecuali setelah mereka memperoleh ilmu, karena kedengkian di antara mereka." (QS Ali 'Imran: 19)
Nabi Muhammad: Penyempurna, Bukan Pembawa Agama Baru
Nabi Muhammad bukanlah pembawa agama baru.
Beliau adalah penutup dan penyempurna para nabi.
Beliau datang untuk memurnikan kembali ajaran tauhid yang telah diselewengkan dan menyempurnakan syariat yang telah dibawa oleh nabi-nabi sebelumnya.
"Katakanlah (Nabi Muhammad), 'Aku bukanlah Rasul yang pertama di antara para rasul...'" (QS Al-Ahqaf: 9)
Ringkasan dalam Satu Paragraf
Semua nabi—dari Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, hingga Muhammad—membawa agama yang sama, yaitu Islam, yang berarti penyerahan diri kepada Allah semata. Agama Yahudi dan Nasrani muncul bukan dari ajaran para nabi, tetapi dari penyimpangan pengikut setelah mereka wafat. Nabi Muhammad datang sebagai penyempurna dan penutup risalah kenabian, memurnikan kembali ajaran tauhid yang telah diselewengkan. Satu agama, satu Tuhan, satu risalah—Islam.
Ayat Kunci untuk Dihafal
"Sesungguhnya ini adalah agama kamu, agama yang satu, dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku." (QS Al-Anbiya: 92)
No comments:
Post a Comment